30 November 2012, Kelas Berbagi #8: Bagaimana Mengelola Media Campaign pada Organisasi Nirlaba?

Categories: Liputan

Media Campaign adalah bentuk dari sebuah kampanye melalui sebuah media. Untuk mencapai suatu tujuan tertentu dari sebuah lembaga atau perusahaan, ada dua bentuk umum untuk Media Campaign ini yaitu Social Marketing yang menggunakan metode periklanan untuk mempengaruhi perilaku individual biasanya berbentuk visual, dan advokasi media yang melibatkan serta menumbuh kembangkan atensi media terhadap isu yang menjadi Highlight dengan membangun hubungan baik kepada media dengan kata lain tebar pesona ujar Devi R. Ayu selaku narasumber kelas berbagi  #8 tentang  Bagaimana Mengelola Media Campaign pada Organisasi Nirlaba dirumah Kemuning Jakarta Selatan. Devi R. Ayu saat ini menjadi konsultan komunikasi pada beberapa perusahaan. Salah satu Kliennya adalah PT. PERTAMINA.

Devi menuturkan tentang beberapa hal yang harus dilakukan dan dipikirkan dalam merencanakan Media Campaign agar kampanye yang  dilakukan dapat berjalan sesuai rencana dan harapan lembaga.

Pertama, tentukan target audience. Tentukan mindset, perilaku, habbit yang ingin dirubah . Bagaimana karakteristik dari orang-orang yang jadi target audience  seperti jenis kelamin, usia, pendidikan, latar belakang aktivitas. Mencari tokoh panutan yang sesuai dengan visi misi perusahaan atau lembaga. Tentukan bagaimana target bagaimana audience mendapatkan informasi yang up to date, bisa melalui televisi atau radio.

Kedua, tentukan tujuan/goal dalam kampanye atau kegiatan yang akan dilakukan. Contohnya. Melalui sebuah kampanye, lembaga tersebut akan dikenal minimal 50 orang, yang bekerja di Dewan Perwakilan, dengan latar belakang pendidikan D3.

Ketiga, buatlah key message yang menarik. Dalam membuat key message hendaknya digunakan untuk waktu yang lama agar dapat memayungi seluruh program yang dijalankan oleh lembaga dan disesuaikan dengan visi dan misi perusahaan atau lembaga.

Kuncinya  adalah “gunakan kalimat yang mudah dipahami, singkat, dan sederhana dalam membuat key message” ujar Devi.

Devi juga menganjurkan untuk membuat key message tidak lebih dari 5 kata agar lebih mudah diingat oleh konsumen.

Keempat, tentukan tools dan chanel media yang akan digunakan dalam kampanye kedepan. Cek apakah tools yang dimiliki sudah cukup atau membutuhkan tools lain agar memudahkan penyampaian key message kepada masyarakat.

Kelima, monitor progress  anda agar dapat mengetahui arah kampanye lembaga anda, bagaimana menanggapi issue yang dilemparkan. Media monitoring juga berfungsi sebagai dokumentasi untuk publikasi. Jalinlah media relation yang baik untuk membantu kampanye anda.

Baca Juga:

Lihat Juga:

 

Tinggalkan Balasan