11 Januari 2013, Kelas Berbagi #10: Apa Beda Yayasan dan Perkumpulan?

Categories: Liputan

Kelas Berbagi#10 kali ini sangat istimewa karena diadakan pertama kalinya di awal tahun 2013 dirumah kemuning. Dengan tema Apa PerbedaanYayasan dan Perkumpulan,  Narasumber kita kali ini adalah Iki Dulagin, SH., MH. Beliau sudah banyak makan asam garam di berbagai lembaga seperti WALHI, Sawit Watch, AMAN,  dan saat ini terlibat di Public Interest Lawyer Network Indonesia (Jaringan Pengacara Public). Kelas berbagi kyutri kali ini diikuti oleh 5 orang peserta yaitu : Achmad Fadhilah (Green Camp Halimun), Sahroel (Komunitas Ciliwung Depok), Bambang Capicoren (Perkumpulan Depok Hijau), Tino Yosepyn (Penabulu), Nana (Penabulu).

Sebelum masuk dalam pembahasan, Iki sekilas menjelaskan tentang subject hukum dan kategori badan hukum. Subjek hukum terbagi menjadi dua, pertama Orang (manusia) kedua, Badan Hukum. Dalam badan hukum yang berlaku saat ini secara umum dikategorikan menjadi dua yaitu: badan hukum publik yang biasanya dimiliki oleh pemerintah, ada juga badan hukum privat atau Perkumpulan (karena inisiasinya berdasarkan dari orang perorang yang berkumpul dan membentuk sebuah perkumpulan), badan hukum ini terbagi lagi menjadi dua; profit (UD, CV, PT, Koperasi) dan non profit (Ormas, Parpol, Yayasan, Perkumpulan).

Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang di pisah dan di peruntukan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota. Badan hukum yayasan lahir setelah akta pendirian di sahkan oleh menteri hukum dan hak asasi manusia.

Adapun syarat-syarat formal pendirian badan hukum yayasan, yang dibahas dalam undang-undang Pasal 9 ayat (4) dan ayat (5) UUY Jo Pasal 15 PP No 63/2008, adalah  mendirikan yayasan diperlukan Salinan akta yayasan yg di buat notaris dalam bahasa Indonesia, Surat pernyataan tempat kedudukan disertai alamat lengkap yayasan yang di tanda tangani oleh pengurus yayasan dan di ketahui oleh lurah atau kepala desa setempat, FC NPWP Yayasan, Bukti Pembayaran PNBP Rp. 100.000 Untuk pemesanan nama yayasan, Bukti pembayaran PNBP Rp.300.000. Untuk pengumuman yayasan dalam TBNRI, Bukti penyetoran atau keterangan bank atas nama yayasan atau pernyataan tertulis dari pendiri yang memuat keterangan nilai kekayaan yang di pisahkan sebagai kekayaan awal mendirikan yayasan, Surat pernyataan pendiri mengenai keabsahan kekayaan awal yayasan.

Secara simple dalam membuat suatu yayasan adalah bisa datang langsung kenotaris dan berkonsultasi langsung dengan notaris karena secara otomatis notaris yang akan mengurus segala macam administrasinya termasuk pengesahan akte pendirian tinggal yang perlu diperhatikan adalah apa saja point-point yang khas dari sebuah yayasan yang akan kita dirikan ujar Iki. Beberapa kategori kegiatan yayasan yang sering dilakukan adalah Kegiatan social, kegiatan keagamaan, Kegiatan kemanusiaan.

Yayasan dapat melakukan kegiatan usaha dengan mendirikan badan usaha (PT) Dan atau ikut serta dalam badan usaha (PT) dengan beberapa ketentuan yang tertulis dalam undang-undang.

Dalam pengisian anggaran dasar yayasan diharuskan memperhatikan beberapa hal diantaranya dipaparkan oleh Iki adalah: Nama dan tempat kedudukan dan biasanya tidak boleh sama dengan lembaga lain, Jangka waktu pendirian , Kekayaan awal (cara memperoleh dan pengunaanya). Organ yayasan biasanya terdiri pembina, pengurus, pengawas. Tata cara pengangkatan, pemberhentian dan penggantian, pembina, pengurus, pengawas. Hak dan kewajiban pembina, pengurus, pengawas. Tata cara penyelenggaraan rapat organ yayasan. Tahun buku (01 januari s/d 31 desember). Perubahan anggaran dasar. Penggabungan dan pembubaran yayasan. Penggunaan kekayaan yayasan sisa likuidasi dan penyaluran kekayaan yayasan setelah bubar. Peraturan penutup. Identitas pendiri, pembina, pengurus,dan pengawas.

Apabila dalam suatu waktu ada perubahan terhadap anggaran dasar yayasan di perbolehkan asal tidak mengubah maksud dan tujuan yang berdasarkan permufakatan rapat pembina atau persetujuan 2/3 anggota pembina yang hadir dan setiap perubahan nama dan kegiatan harus mendapat persetujuan MenHukHam selain itu bisa diberitahukan saja kepada MenHukHam. Jika yayasan pailit harus ada persetujuan dari kurator.

Hal-hal yang dilarangan terhadap yayasan Membagikan hasil kegiatan usaha , Membagikan kekayaan yayasan, Memakai nama yang sama dengan nama yayasan lain, Melakukan perubahan anggaran dasar pada saat yayasan pailit, kecuali atas persetujuan curator.

Pengertian Perkumpulan adalah sekumpulan orang, didirikan untuk mewujudkan kesamaan maksud  dan tujuan tertentu dan atau di bidang sosial, dan atau kemanusian dan tidak membagikan keuntungan kepada anggotanya.

Syarat-syarat pendirian perkumpulan Asli salinan akta pendirian perkumpulan. Fc surat domisili atas nama perkeumpulan dari lurah/kepala desa . NPWP atas nama perkumpulan. Bukti setor pembayaran PNBP atas nama perkumpulan Rp.250.000. Asli bukti pembayaran pengumuman TBNRI. PERKUMPULAN sebagai badan hukum lahir setelah medapat pengakuan dari Kemenhukham.

Jadi berdasarkan penjelasan diatas beda yayasan dan perkumpulan yaitu Yayasan  memiliki adanya kekayaan yang di pisahkan dari pendiri untuk kekayaan awal yayasan, Perkumpulan Tidak perlu ada kekayaan awal. Organ yayasan terdiri dari; pembina, pengurus dan pengawas sedangkan perkumpulan memiliki rapat umum anggota, pengurus, dan pengawas. Yayasan tidak mempunyai anggota, kekayaan perkumpulan didapatkan dari iuran anggota. Yayasan wajib badan hukum sedangkan perkumpulan tidak wajib badan hukum.

Terakhir Iki menyarankan agar lebih teliti dalam memutuskan untuk membuat sebuah Yayasan atau Perkumpulan sesuai dengan kebutuhan dan keadaan organisasi tersebut.

Sebagai penutup, Iki memberikan quote yang berbunyi:

Menjadi Ormas adalah solusi ketika menjadi Yayasan dan Perkumpulan sulit dicapai

Baca Juga:

Lihat Juga:

 

3 Responses to "11 Januari 2013, Kelas Berbagi #10: Apa Beda Yayasan dan Perkumpulan?"

  1. cori Posted on 9 Desember 2013 at 13.24

    saya boleh minta cp pembicara? terimakasih

  2. cori Posted on 9 Desember 2013 at 13.25

    saya boleh minta cp pembicara? termasuk koordinator walhi, yayasan depok hijau? terimakasih

    • Q3 Posted on 12 Desember 2013 at 10.34

      ini email pribadi pembicara pada Sesi ini; ikidulagin@gmail.com, namanya Iki Dulagin. untuk Direktur Eksekutif Nasional Walhi saat ini namanya Abet Nego Tarigan. Untuk Yayasan depok Hijau namanya Sahroel Polontalo berikut alamat email pribadinya; prapedas.sp@gmail.com

Tinggalkan Balasan